Brunfelsia calycina

blog ini kemarin malam sudah kuketik dan di-upload… Tapi, karena sesuatu dan lain hal, tidak muncul. Mungkin karena jaringan internet kurang mendukung… Hehe…

judul postingan kali ini memang agak janggal; Brunfelsia calycina

Apakah itu?

Brunfelsia calycina adalah nama latin dari sejenis tanaman yang berada di kawasan Singapore Botanic Garden yang kukunjungi beberapa waktu lalu. Dan bukan itu esensinya.

Maksud dan tujuan kami (aku dan 2 orang teman lainnya) kesana bukan untuk mempelajari tanaman atau nama latinnya tentu saja. Tapi, dari sekian ribu papan nama tanaman di taman botanik itu, entah mengapa mataku tertarik untuk membaca satu diantaranya, yakni si Brunfelsia calycina itu…

Tanamannya tidak cantik, bunganya juga tidak menarik, berwarna ungu dan kecil2… Tapi, bukan fisik tanamannya yang membuatnya begitu spesial hingga berhak menjadi judul postingan kali ini, tapi karena artinya!

Setiap tanaman mempunyai 2 nama : 1 nama latin (yang terdiri dari nama genus dan species, seperti pada pelajaran Biologi dulu), dan 1 nama umum. Ambil contoh, Zea Mays = Jagung, Oriza Sativa = beras… Dan yang ajaib dari si Brunfelsia calycina ini adalah nama umum yang tertulis di papan keterangan tanamannya… :)

“Yesterday, Today and Tomorrow”

Bukan. Itu bukan sebuah quote. Tapi itu adalah nama umum dari tanaman Brunfelsia calycina itu!

Betapa bahkan tumbuhan dapat mengajarkan kita untuk sejenak merenungi arti dari ketiga hari terpenting dalam hidup manusia…

Yesterday – hari kemarin, yang telah lalu dan tidak dapat kita ulang. Hanya cukup menjadi kenangan untuk diingat dan diambil hikmah dan pelajarannya…

Today – hari ini, saat sekarang yang harus kita syukuri dan nikmati. Jalani dengan sebaik mungkin, karena kita tidak pernah tau tentang yang akan datang.

Tomorrow – hari esok, belum tiba, dan kita tidak pernah bisa tau apa yang akan terjadi. Bukan untuk dikhawatirkan, tetapi untuk dijadikan harapan.

Dari Brunfelsia calycina aku diingatkan akan 1 hal, demi arti nama sang tanaman. Bahwa manusia hanya memiliki 3 hari dalam hidupnya, oleh karenanya hari ini haruslah lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok haruslah lebih baik dari hari ini… :)

2011 – Secercah harapan baru..

Sebuah notes pembuka di awal tahun 2011 kemarin…

(Repost dari notes FB, Saturday, January 1, 2011 at 10:50pm)

 

Tak terasa sudah hampir memasuki hari kedua di tahun 2011 ini.. Tahun yang baru, namun kurang terasa euphoria na.. Hehe
SekiLas menoLeh ke beLakang, ke tahun 2010, saLah satu tahun yang paLing berkesan daLam hidupku.. Tahun 2010 yang penuh dengan cerita dan kenangan, serta tak sedikit peLajaran yang dipetik dari perjaLanan di tahun itu..

SegaLa sesuatu indah pada waktunya.. Dan saia percaya itu.
Di saat pekerjaan terasa demikian berat, baik bagi fisik dan pikiran, kudapati ‘medan’ baru untukku berjuang..
Pekerjaan baru, yang mungkin beLum bisa disebut pekerjaan,,, namun amat kusyukuri..
Bertemu dengan orang² baru, teman² baru yang hebat², bertemu dengan orang² yang sangat inspiratif, meLakukan haL² yang kupikir mustahiL utk dpt kuLakukan.. MempeLajari banyak haL…
Yang tidak kusangka dapat kuLaLui hanya daLam kurun kurang Lebih sembiLan purnama..
Ada haL² yg mengajarkanku untuk jangan menyerah pada keadaan, jangan menganggap suatu haL itu berat atau mustahiL sebeLum kita mencobanya dengan mengerahkan segenap kemampuan yang ada, jangan membatasi diri, mengajarkan betapa pentingnya teman daLam kehidupan ini,,,
Ada kejadian yang menyadarkan bahwa apa yang menurut kita -manusia- baik, beLum tentu yang terbaik untuk kita sendiri.. Dan beLajar menerimanya..
Ada haL”̮ mengenai memaafkan dan dimaafkan… Dan bahwa masa LaLu tidak untuk diLupakan, namun untuk dijadikan peLajaran…
Betapa indah rencana Tuhan buatku.. (•ˆ⌣ˆ•)

Dan kini, memasuki tahun yang baru, 2011,
tinggaL satu fase Lagi yang harus kuLaLui daLam pendidikan ini, namun kurasa cukup banyak perubahan daLam diri ini..
Kuharap di tahun yang baru ini, semua dapat berkembang menuju arah yang Lebih baik lagi, bagiku, bagi keLuarga, bagi teman² dan semuanya..

Hidup adaLah piLihan,,, dan apapun piLihan kita, konsekuensinya harus kita jaLani.. Jangan menyesaLi apa yang teLah dipiLih dan terusLah maju..
Beberapa kaLi aku merindukan masa LaLu, namun ku tak boleh terperangkap di daLamnya..
Mungkin 2011 ini membawa sebuah pencerahan.. *berharap*

2010 – saLah satu tahun terbaik sepanjang hidupku
2011 – waktunya untuk secercah harapan baru.. :)

 

***

Life is not always smooth, tapi segala sesuatu indah pada waktunya, karena Tuhan punya rencana.

Sekarang, di bulan keempat tahun 2011 ini, kerikil-kerikil kecil sudah sempat muncul pada jalanku… Dan karena memang Tuhan masih menginginkannya, disinilah aku, meneruskan pekerjaan yang sekarang sudah bisa resmi disebut pekerjaan… :)

Yang Terbaik…

(Repost dari notes FB, Wednesday, November 17, 2010 at 10:29pm)

 

Yang terbaik menurut kita, beLum tentu baik menurut orang Lain.. Yang terbaik menurut manusia, beLum tentu yang terbaik menurut Tuhan..
Karena Ia pasti punya rencana untuk kita, yang (mungkin) tidak kita ketahui, dan yang pasti baik untuk kita.. Karena Ia pasti memberikan yang terbaik untuk anak-Nya.. ♡

Waktu itu reLatif. Terkadang, waktu terasa berjaLan begitu Lambat.. Dan di Lain kaLa, waktu teras berjaLan begitu cepat sehingga 24 jam pun dirasa kurang untuk satu hari..

Dan, tak terasa, hampir 8 purnama berLaLu.. Dengan segaLa kenangan bersama orang² (yang tadinya) sama sekaLi asing.. Hari kedua perjaLanan panjang kita, sudah dimuLai di hutan.. Hutan daLam arti yang sebenarnya.. Menjadi anak aLam, tidur di tenda, dengan aLunan suara jangrik dan kicau burung yang mengecoh.. ;p
PeLajaran dan posttest.. Ujian demi ujian.. Bahkan “ujian” yang sebenarnya pun kita LaLui..
Masih ada 1/3 perjaLanan Lagi, dan kita disini, karena kehendak-Nya..
Dan pasti itu yang terbaik..
Seberat apapun yang ada dihadapan nanti, tidak Lebih berat dari akumuLasi apa yg teLah kita LaLui.. Lebih dari separuh perjaLanan sudah diLaLui, dan terbukti kita mampu..
Maka, terjadiLah padaku menurut kehendak-Mu..

 

*** after ujian lisan #1 BDP. Sebuah pelajaran berharga dari Agnette Sumarauw, seorang teman yang begitu kuat. ***

Dan, segala sesuatu indah pada waktunya. Jika memang bukan jalannya di sini, Tuhan pasti membuka dan melancarkan jalan di tempat lain. Sekarang Anet sudah bekerja di ‘bank tetangga’… :) Proficiat, kawan…

Sebuah Perenungan

(Repost dari notes FB, Tuesday, September 15, 2009 at 9:55pm)

 

Beberapa waktu yg LaLu, seorang teman mengirimkan kaLimat bijak.. Hanya sekadar berbagi..

” Anda tidak dapat memiLih bagaimana Anda akan mati. Atau kapan.
Anda hanya dapat memiLih bagaimana Anda menjaLani hidup. Sekarang. ” ~ Joan Baez

” You don’t get to choose how you’re going to die. Or when.
You can onLy decide how you’re going to Live. Now. “

Tiba2 bagai tersambar petir, sebuah berita duka cita tentang kerabat dekat teLah berpuLang dengan cara yang tak terduga..

AjaL tiba tanpa tanda-tanda.. Tanpa pemberitahuan terLebih dahuLu.. Tanpa peringatan..
Mungkin saatnya kita merenungkan sejauh mana kita teLah mengisi hidup ini dengan sesuatu yg bermakna?
Karena ‘waktu’ kita datang pada saat yg tidak dapat diduga..

 

*** in memoriam, Engku Tjiang, 14 September 2009 ***

Re-post dulu…

Berhubung baru saja menghapus beberapa akun blog di beberapa website lain, tidak ada salahnya mengisi blog ini dengan satu-dua postingan yang pernah kutulis…

Repost dengan sedikit perubahan, selamat menikmati… ;p

R a d i o

Beberapa akun blog-ku di website lain baru saja kuhapus. Nggak ada maksud selain bebersih… Toh juga blog2 itu sudah lebih dari 1-2 tahun tidak terurus. Tapi sekilas sempat terbaca beberapa postingan yang pernah kutulis, beberapa diantaranya adalah lirik lagu…

Lagu-lagu yang berkesan dalam hidupku, dan semuanya itu mengingatkanku pada beberapa tahun silam…

*** flashback ***

Dulu ketika masih kuliah di Jogja, ada sebuah radio berwarna perak setia duduk di sudut meja di kamar kostku. Non-stop mengumandangkan berbagai siaran radio lokal Jogja, baik lagu teranyar maupun tembang lawas… baik kuis maupun ramalan bintang…

Bahkan ketika malam hari insomnia parahku datang menjelang, tidak jarang aku terlelap lebih belakangan daripada siaran radio berakhir…


Another new beginning…

Berulang kali membuat blog dengan harapan akan rutin terisi, ternyata hanya membuahkan beberapa alamat blog yang mati suri dan pada akhirnya kueksekusi, dihapus keberadaannya dari dunia maya…

Kali ini, lagi, kubuka lembaran baru, untuk menjadi wadah tampungan isi kepalaku. Semoga yang ini lebih awet, berumur panjang dan sering dijenguk… Hehe

Keinginan untuk menulis kembali timbul, karena seseorang… Semacam konseling di Training Centre yang wajib kami lakukan untuk kali terakhir sebelum ujian final kemarin, di situlah aku diingatkan kembali pada kebiasaan menulisku yang sudah lama terlupakan akibat padatnya kesibukan dan minimnya waktu. Pak B***i menyarankan untuk kembali menuangkan isi kepala ini dalam bentuk tulisan, agar setidaknya bisa diulas kembali di kemudian hari.

Dan, disinilah aku saat ini, duduk di hadapan laptopku, mengetik awal baru… untuk sebuah ujian kekonsistensianku… Hehehe

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.